Kayu lantung, atau yang juga dikenal dengan nama lokal "kayu hitam", ditemukan terutama di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, kayu lantung dapat ditemukan di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kayu lantung biasanya tumbuh di daerah-daerah berbatu, tepi sungai, atau di hutan-hutan primer yang terdegradasi. Kayu ini memiliki kandungan bahan kimia alamiah seperti flavonoid, tanin, dan lignin yang memberikan sifat antioksidan, antimikroba, dan anti-jamur.
Dari kayu lantung, selain dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri kayu, juga digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk sebagai bahan untuk mengatasi demam, wasir, dan masalah pencernaan. Selain itu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pigmen alami dari kulit kayu lantung juga digunakan dalam teknik eco-printing untuk mencetak kain dengan bahan-bahan organik yang ramah lingkungan.
![]() |
| Kulit kayu Lantung dok.fb semilir ecoprint |
Ternyata kulit kayu lantung memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional yang cukup banyak, di antaranya dapat membantu menyembuhkan luka, mengobati demam, dan membantu fungsi ginjal. Namun, sebagai motivator, kita dapat mencari inspirasi dalam hal sifat dan karakteristik kayu lantung. Kayu yang sangat kuat dan tahan terhadap cuaca dan keadaan lingkungan yang sulit. Sifat ini dapat memberikan semangat dan motivasi untuk kita ketika menghadapi tantangan dalam hidup.
Selain itu, kayu lantung sering digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga dan dekorasi, sehingga dapat diartikan bahwa segala sesuatu di dunia ini dapat diubah menjadi sesuatu yang indah dan bermanfaat, termasuk diri kita sendiri. Jadi, mari kita memperkuat diri kita, tetap tahan banting dalam menghadapi tantangan, dan menjadikan segala sesuatu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri kita dan orang-orang di sekitar kita.
Sekilas kisah Ecoprint dan Alfira Oktaviani
Ecoprint adalah teknik pencetakan alami yang menggunakan tanaman dan bahan-bahan organik lainnya untuk mencetak di atas kain atau bahan lainnya. Berkenaan dengan kulit kayu lantung, terdapat beberapa cara penggunaan untuk teknik eco print, salah satunya adalah dengan menggunakan kulit kayu lantung sebagai sumber warna alami yang diperoleh dari pigmen di dalam kulit kayu tersebut.
Warna cokelat pada kulit kayu lantung bisa menghasilkan berbagai variasi warna antara perunggu kehijauan hingga warna kemerahan ketika dijadikan pigmen untuk eco print. Selain itu, pola yang dihasilkan dapat mencerminkan alam dan keindahan alam yang ada di sekitar kita.
Hal ini telah menginspirasi kreativitas dan rasa kebebasan dalam diri seorang Alfira Oktaviani. Selain itu, penggunaan teknik eco print pada karya seni dapat membantu memperkenalkan ide-ide baru dan inovatif tentang seni dan lingkungan. Selalu ingat, dengan berani bereksperimen kita dapat menciptakan hasil yang tak terduga dan menghasilkan karya seni yang luar biasa.
Alfira Oktaviani lulusan sarjana Apoteker di Jogyakarta ini, jatuh hati pada kecantikan kulit kayu Lantung disana Kemampuannya mengaplikasikan ecoprint dan pewarna alami menghasilkan produk fashion yang bernilai luar biasa dari sinilah tercetus brand dengan nama Semilir ecoprint. Dan setelah dia memperhatikan dengan seksama kayu Lantung ini, ternyata di kampung asalnya Bengkulu pun tersedia.
Akhirnya dengan merangkul para petani kayu Lantung Alfira menghidupkan kembali aktivitas pertanian dan pengrajin kayu Lantung ini. Dengan aktif kembali Alfira berhasil menghidupkan perekonomian 10 keluarga dari petani kayu Lantung dan menjadikannya pemasok untuk Semilir ecoprint yang menghasilkan puluhan produk dengan omset puluhan juta rupiah.
Memang saat ini Alfira stay di Jogyakarta dan membina untuk membuat produk-produk Semilir ecoprint yang ramah lingkungan seperti; tas, sepatu, payung , topi dan lain sebagainya yang tentunya sangat indah. Alfira juga membagikan ilmu yang dimilikinya dengan cara membuat workshop lokakarya-lokakarya hingga tercatat ratusan orang yang sudah menjadi usahawan yang mandiri.
![]() |
| Kulit kayu Lantung, dok FB Semilir ecoprint |
Pentingnya Menjaga Kelestarian Pohon
Penting untuk menjaga lingkungan dan sumber daya alam kita dalam kondisi baik. Berikut beberapa strategi yang dapat membantu mencapai tujuan melestarikan kayu lantung:
1. Menyebarkan kesadaran. Bicarakan dengan orang lain di masyarakat tentang pentingnya melestarikan kayu lantung. Mendorong mereka untuk menggunakan alternatif yang berkelanjutan dan mempertimbangkan dampak tindakan mereka terhadap lingkungan.
2. Mendukung usaha yang menggunakan kayu lestari. Saat kita membeli furnitur atau bahan bangunan, pastikan sumbernya ramah lingkungan dan tidak merusak lingkungan.
3. Berpartisipasi dalam proyek reboisasi. Jika ada upaya lokal untuk menanam lebih banyak kayu lantung, pertimbangkan untuk terlibat dan menyebarkan informasi mengenai inisiatif ini.
4. Sadarilah berapa banyak kayu yang di gunakan. Kurangi konsumsi kayu pribadi dengan mempraktikkan hal-hal seperti mendaur ulang, menggunakan lebih sedikit kertas, dan memilih produk ramah lingkungan.
Marilah kita bersama-sama menjaga kelestarian pepohonan demi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan bagi generasi masa depan.
Ingatlah bahwa tindakan kecil yang kita lakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan di bumi. Mari kita semua berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.




Komentar