Kabar tentang Orang yang pernah mengidap Kusta ( OYPMK ) tidak dapat kembali ke masyarakat adalah tidak benar, karena penyakit kusta itu bukanlah kutukan tapi kusta itu dapat di sembuhkan. Hal ini di lansir dengan berita dari seorang OYPMK berdaya yang bernama Mahdis Mustofa asal Makassar Sulawesi Selatan. Saat ini beliau menjabat sebagai Supervisor Cleaning Service di PT. Azaretha Hana Megatrading dan membawahi 2 tim yaitu taman dan dalam gedung.
![]() |
| Pic by emma |
Perjalanan meniti karir pak Mahdis tentulah tidak mudah tapi tekad dan keberanian untuk berjuang dalam hidup harus di lalui. Ada saja tentunya orang yang menatap dengan prasangka bahkan sampai berbisik-bisik ketika orang lain berdekatan dengannya. Akan tetapi kendala itu dianggap sudah biasa oleh pak Mahdis.
Lalu apakah pak Mahdis sendirian? tentu saja tidak. Di perusahaan itu ada 9 OYPMK antara lain, 4 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Untuk masalah tugas pada pekerjaan tersebut tidak ada perbedaan sama sekali antara OYPMK dan yang tidak. Jadi intinya adalah punya pendidikan, keberanian dan bertekad untuk merubah masa depan agar lebih baik.
AWAL MULA PAK MAHDIS KEMBALI TERJUN KE DUNIA KERJA
Ketika mengetahui bahwa dirinya terkena penyakit yang sangat di takuti hampir semua orang ini, dimana beliau menyadari setelah meminum obat yang di khususkan untuk penderita kusta maka kesedihan dan keterpurukan menyerang pak Mahdis, tapi beliau mengikuti semua saran dokter dan rutin meminum obat hingga pada akhirnya di nyatakan sembuh.
Berawal dari meminta izin pada pihak rumah sakit untuk membersihkan sendiri ruangan di mana dia berobat, dan Alhamdulillah izin pun diberikan, maka kepercayaan dirinya timbul kembali hal ini di buktikan dengan cara dia lanjut untuk melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan sebagai cleaning service setelah di nyatakan sembuh oleh dokter.
![]() |
| Pic by emma |
Keberanian pak Mahdis ini patut di acungi jempol karena ketika melamar pekerjaan yang di katakan olehnya pertama kali pada perusahaan tersebut adalah bahwa ia seorang OYPMK. Mungkin berbeda dengan orang lain yang bisa saja malu dan menutupi kekurangan, akan tetapi hal itu tidak ada dalam kamusnya pak Mahdis, kejujurannya luar biasa ya. Dan saat ini dia sudah menikmati hidupnya kembali dengan bahagia.
Sejak dulu kunci kesembuhan penyakit kusta ini adalah kebersihan dan medis, dalam artian penderita kusta harus menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta minum obat secara teratur ini adalah ungkapan yang di katakan oleh dokter Agus Suprapto, DRG, M.kes. Dengan mengikuti semua arahan dokter maka penderita penyakit kusta ini dapat sembuh total. Sedangkan untuk kecacatan tergantung pada cepat atau tidaknya tindakan yang di lakukan oleh penyitas penyakit ini untuk berkonsultasi dengan dokter.
Banyaknya ungkapan yang mengatakan bahwa OYPMK tidak berdaya guna hal ini sama sekali tidaklah benar. Sudah banyak yang di perbuat oleh pemerintah yang bersinergi dengan perusahaan-perusahaan swasta untuk memberdayakan OYPMK, baik sebagai relawan maupun yang berani melamar pekerjaan di sebuah perusahaan seperti yang di lakukan oleh pak Mahdis.
![]() |
| Pic by emma |
Semua penyakit pasti ada obatnya dengan bertekad untuk sembuh, maka keterpurukan diri maupun ekonomi karena dampak kusta ini, pasti bisa di atasi. Stigma bahwa kusta adalah penyakit kutukan harus kita singkirkan karena OYPMK juga manusia yang butuh uluran tangan kita agar dapat kembali hidup bermasyarakat dan juga berhak memperbaiki perekonomian keluarganya.
Pak Mahdis adalah hasil gemilang dari seorang OYPMK karena hal itu kita dapat memetik hikmahnya bahwa Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum sampai kaum itu berubah ke arah yang lebih baik, hidup itu berjalan terus maka harus kita isi dengan sebaik-baiknya, sudah dulu ya uraian saya tentang kesuksesan OYPMK semoga bermanfaat dan wassalam.



Komentar
Semoga selalu diberi kesehatan dan sukses terus dalam bekerja.
Bersyukur sekali edukasi tentang penyakit kusta terus disuarakan, biar informasinya lebih merata. Aku juga ga akan tau kalau penyakit ini tak menular kalau bukan lewat tulisan teman-teman Blogger